Selasa, 01 Desember 2009

Creative Mataram Advertising




CREATIVE MATARAM
Advertising, Percetakan, Cetak Digital

Billboard, Baliho, Plank, Softsign, Neon Box, Banner, Ex-Banner, Roll Banner, Sablonaze tas/kantong plastik untuk pertokoan,Kaos, dll.



Telp :
0370 - 6646531
08175786781

Lombok's bamboo handycraft center: Tereng Gading Art Shop, Loyok, East Lombok

Lombok's bamboo handycraft center: Tereng Gading Art Shop, Loyok, East Lombok

Sabtu, 12 September 2009

Tereng Gading Art Shop, Loyok, East Lombok

Tereng Gading Art Shop adalah Artshop pertama yang ada di desa Loyok (Art shop Tereng Gading is the first Artshop and pioneer in Loyok village).
We sell and Made to order: Basket, Statue, Mask, Wood Carver, Pottery, etc.

Teman2 yang mau pesan Barang2 Kerajinan Tangan (Lombok Handycraft) asli dari daerah Lombok dapat memesannya pada kami.
mail to : laluzulkarnain@yahoo.co.id
atau kunjungi ortu kami langsung ke:
Hj. Hanifah dan H. Ahmad Maliki,
UD. Tereng Gading Art Shop, Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Atau telpon ke :
H. Ahmad : 08123740870,
Hj. Hanifah : 081997870499,
di Loyok, Lombok Timur, atau;
L.Zul / Nini : 0817578 6781, 0370-6646531
di Mataram Lombok.
Sejarah indonesia selama ini hanya tersimpan (banyak tersimpan) di negara belanda. pemerintah sangat mengetahui bahwa dulunya negara kita ini telah dijajah terlalu lama oleh LONDO itu, sehingga aset2 bersejarah kta yg tdk ternilai dg uang itu telah berpindah tempat secara bertahap selama 350 tahun ke belanda, tapi sikap pemerintah begitu2 aja, tnpa ada upaya keras untuk mengambil kembali aset2 bangsa* kita tersebut (*kerajaan2 yg tersebar diseluruh indonesia).

Aset2 itu berupa: Koleksi Foto2 bersejarah, pusaka berupa harta dan benda, benda berupa senjata dan lain2nya. Aset2 sejarah kita hanya dibiarkan disana, sampai2 kita (apalagi anak cucu kita??? hmmm...) nggak tau sejarah kampung halamannya dan bersikap apatis terhadap sejarah dan budayanya.

Mgkn pemerintah mikir ah... biarin aja.... mereka dsna (Belanda) byk biaya pemeliharaan...... sementara kita dsni gakda biaya pemeliharaannya.. gitu kali ya!??... Padahal ini salah besar. Inilah yg menyebabkan negara kita ini tidak pernah menjadi negara besarr... karena kita sendiri tidak menghargai sejarah. Lihat saja di luar negeri..., pemerintah menyediakan anggaran yg cukup besar untuk pemeliharaan dan pengumpulan aset bersejarah. karena hal ini sangat berkaitan dengan pendidikan... Science!

Saya sendiri tau byk masa lalu daerah saya (Lombok) dari perburuan foto di situs Tropen Muzeum Belanda. Di NTB sendiri informasi ttg masa lalu Lombok sangat minim!... Kebanyakan penulis membuat tulisan dgn (maaf) ngarang2........mungkin! shga sejarah mnjadi rancu! karena tulisan yg satu berbeda dengan tulisan yg lain. Masing2 ingin membuat sejarah mengenai keturunannya dengan menampilkan sisi baiknya saja tanpa mau mengakui sisi kelamnya!.. shgga orang akan mnjadi bingung dan tentu tdk bisa begitu saja mempercayai cerita2 mereka (penulis2 saat ini).

Saya dulu sering diceritakan mengenai sejarah Lombok dan kampung kelahiran saya (Kotaraja, Lombok Timur) oleh Almarhum Ninik (Kakek) saya Lalu Ratmaji (Niniq Ayu/Jeroayah Ayu) yg lahir di tahun 1910 (hidup dalam 4 jaman: lahir pd msa Kerajaan Bali dan sekolah pd sekolah Belanda VOC, bekerja pd kantor Jepang, hngga jaman udah Merdeka).

TO BE CONTINUED.........